SEPUTAR INDONESIA, KAYUAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) mulai mengembangkan potensi investasi di sektor industri hilir dari hasil perkebunan kelapa sawit dan karet. Sebab, potensi investasi di Kabupaten OKI pada 2012 diasumsikan prospeknya lebih baik.
Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kabupaten OKI Husin mengatakan, potensi investasi di OKI akan lebih baik jika ditunjang infrastruktur yang lebih baik lagi. “Dengan infrastruktur yang baik, para investor akan mudah mencari potensi untuk berinvestasi di Kabupaten OKI, saat ini kita sedang mengembangkan potensi investasi di sektor hilir,” katanya. Potensi investasi di sektor hilir didukung sektor perkebunan dengan komoditas unggulan kelapa sawit dan karet.
Dengan ketersediaan bahan baku CPO dan crume rubber yang cukup banyak dari perusahaan di Kabupaten OKI. “Hal ini tentu memberi peluang kepada investor untuk berinvestasi di sektor industri hilir dengan bahan baku CPO dan crume rubber,” ungkap dia. Pihaknya terus berupaya menarik investor untuk berinvestasi di Kabupaten OKI dengan memberikan seluruh potensi sehingga menetapkan Kabupaten OKI sebagai yang terbaik untuk berinvestasi.
“Dengan menawarkan berbagai proyek yang ada dan disosialisasikan kepada para investor dalam maupun luar negeri dengan mempromosikan dan menawarkan peluang potensi unggulan serta bisnis yang prospektif,” kata dia. Di samping itu, juga diberikan kemudahan bagi calon investor melalui pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) untuk memperoleh kemudahan perizinan yang diperlukan. “Tentunya dengan jaminan kepastian pelayanan lebih sederhana, lebih cepat, dan biaya yang lebih mudah serta memberikan kepastian hukum dan kenyamanan di bidang keamanan,” ujarnya.
Menurut dia, banyak perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten OKI telah memberi kontribusi terhadap pemerintah, salah satunya memberikan bantuan berupa CSR, sedangkan untuk membantu perekonomian masyarakat juga cukup besar. “Dengan adanya keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut, kesejahteraan masyarakat meningkat dengan terserapnya tenaga kerja lokal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan, Devi Praputra menambahkan, keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan tanaman karet telah memberikan kontribusi yang sangat berarti tehadap perkembangan pembangunan secara keseluruhan di Kabupaten OKI. (Rel)